Monday, February 2, 2009

Kurva Pertumbuhan

Lihatlah pada sekelompok anak di suatu kelas, akan terlihat anak-anak yang berumur sama memiliki variasi dalam bentuk dan ukurannya. Beberapa anak terlihat lebih kecil dibandingkan yang lain, sedangkan yang lain tampak lebih tinggi dibanding rata-rata teman sekelasnya.
Anak tumbuh dengan kecepatannya tumbuh masing-masing. Besar, kecil, tinggi, pendek – terdapat rentang yang luas dari bentuk dan ukuran yang normal dari anak-anak.
Gen dan faktor gaya hidup seperti makanan dan aktivitas fisik berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Bagaimanakan dokter dapat menyimpulkan tinggi dan berat seorang anak adalah ”normal’? Apakah anak itu tumbuh sesuai jalurnya? Atau adakah gangguan kesehatan yang mempengaruhi pertumbuhan? Dokter menggunakan kurva pertumbuhan (growth charts) untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Mengapa dokter menggunakan kurva pertumbuhan ?
Kurva pertumbuhan adalah bagian standar dari setiap kontrol rutin (checkup), dan kurva ini dapat menunjukkan bagaimana pertumbuhan anak dibandingkan anak lain yang seusia dan sama jenis kelaminya. Kurva juga dapat memudahkan dokter untuk melihat pola dari pertambahan tinggi dan berat selama beberapa waktu, dan apakah anak tumbuh secara proporsional. Contohnya, seorang anak yang tumbuh dengan pola yang sama sampai berusia 2 tahun, kemudian tiba-tiba tumbuh lebih lambat dibandingkan anak lainnya. Hal ini mungkin mengindikasikan suatu masalah kesehatan. Dokter dapat melihatnya melalui kurva pertumbuhan.

Faktor apa yang mempengaruhi pertumbuhan seorang anak?

Genetik, gender, nutrisi, aktivitas fisik, gangguan kesehatan, lingkungan, dan hormon semuanya mempengaruhi tinggi dan berat badan seorang anak.
Jika kurva pertumbuhan menunjukkan pola yang berbeda, apakah ada masalah?
Tidak selalu. Dokter akan menginterpretasikan kurva pertumbuhan dalam konteks kesehatan anak secara keseluruhan, lingkungan, dan latar belakang genetik. Apakah anak mencapai milestone perkembangannya? Apakah ada gejala lain bahwa anak sedang sakit? Berapa tinggi atau berat saudara kandungnya? Apakah anak lahir prematur? Apakah anak mengalami pubertas lebih dini atau lambat dibanding rata-rata? Kesemuanya adalah faktor yang akan digunakan dokter untuk membantu memahami sejumlah kurva pertumbuhan.

Apakah semua anak diukur pada satu kurva pertumbuhan?
Tidak. Laki-laki dan perempuan diukur dengan kurva pertumbuhan yang berbeda karena mereka tumbuh dalam pola dan kecepatan yang berbeda.
Suatu set kurva digunakan untuk bayi, sejak lahir sampai usia 36 bulan. Set kurva lain digunakan untuk anak usia 2 sampai 20 tahun. Juga kurva pertumbuhan khusus digunakan pada anak dengan kondisi tertentu seperti sindrom Down.

Ukuran apa yang diplot pada kurva pertumbuhan?
Sampai bayi berusia 36 bulan, dokter akan mengukur berat, tinggi, dan lingkar kepala. Pada anak yang lebih besar, dokter mengukur berat, tinggi, dan indeks massa tubuh (IMT, body mass index/BMI). Penting untuk melihat dan membandingkan pengukuran berat dan tinggi untuk mendapatkan gambaran yang utuh mengenai pertumbuhan seorang anak.

Mengapa lingkar kepala perlu diukur?

Pada bayi, lingkar kepala (jarak keliling dari bagian terbesar dari kepala) dapat memberikan petunjuk mengenai pertumbuhan otak. Jika kepala bayi lebih besar atau kecil dari anak-anak lainnya, atau lingkar kepala berhenti bertambah, atau bertambah sangat cepat, mungkin menunjukkan adanya masalah.
Contohnya, kepala yang sangat besar mungkin menunjukkan gejala hidrosefalus, yaitu adanya pengumpulan cairan dalam otak. Kepala yang lebih kecil dari rata-rata dapat merupakan gejala bahwa otak tidak berkembang dengan baik atau berhenti berkembang.

Apakah persentil ?
Persentil adalah pengukuran yang menunjukkan dimanakah posisi seorang anak dibandingkan dengan anak lainnya. Pada kurva pertumbuhan, persentil ditunjukkan sebagai garis yang digambar pada pola kurva. Saat dokter memplot berat dan tinggi anak pada kurva, mereka akan melihat ukuran tersebut berada pada garis persentil yang mana. Semakin besar angka persentil, semakin besar seorang anak jika dibandingkan dengan anak lain yang seusia dan sama jenis kelaminnya; semakin rendah angka persentil, semakin kecil anak itu. Contohnya, jika seorang anak laki-laki usia 4 tahun memiliki berat badan pada persentil ke-10, hal ini berarti bahwa 10% anak pada usia tersebut memiliki berat di bawah anak itu dan 90% dari anak laki-laki usia 4 tahun memiliki berat badan yang lebih besar.

Bagaimanakah persentil ditentukan?
The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) membuat kurva pertumbuhan yang dipakai secara luas di Amerika Serikat. Kurva ini terakhir diperbaharui pada tahun 2000. Setelah mengumpulkan pengukuran pertumbuhan dari ribuan anak Amerika selama suatu periode waktu, CDC dapat menunjukkan rentang pengukuran tersebut dalam satu kurva, menggunakan kurva persentil. Untuk mengakses kurva CDC dapat dilihat di : http://www.cdc.gov/nchs/about/major/nhanes/growthcharts/clinical_charts.htm

World Health Organization (WHO) membuat kurva pertumbuhan dengan memakai sampel dari beberapa negara lain (Brazil, Ghana, India, Norway, Oman) selain Amerika Serikat. Pemakaian sampel dari negara lain termasuk Asia tentu membuat kurva ini lebih general digunakan, termasuk di Indonesia. Kurva WHO dapat diakses di: http://www.who.int/childgrowth/standards/en/

Persentil manakah yang ideal untuk anak saya?
Tidak ada angka yang ideal. Anak yang sehat bisa memiliki bentuk dan ukuran yang beragam. Bayi yang berada di persentil ke-5 bisa sama sehatnya dengan bayi yang berada di persentil ke-95. Idealnya setiap anak akan mengikuti pola pertumbuhan yang sama dari waktu ke waktu, tumbuh dalam ukuran berat dan tinggi badannya pada kecepatan yang sama, dimana berat badannya proporsional untuk ukuran tinggi badannya. Hal ini berarti, biasanya seorang anak tetap pada persentil tertentu dari kurva pertumbuhan. Jadi jika anak anda selalu berada pada persentil ke-10, ia tumbuh sesuai dengan pola pertumbuhannya, hal ini merupakan pertanda baik.
Pola pertumbuhan yang mungkin mencerminkan masalah kesehatan adalah:
• Jika persentil berat atau tinggi anak berubah dari pola tertentu yang selama ini diikutinya. Contohnya: jika tinggi dan berat selalu konsisten pada garis persentil ke-60 sampai usia anak 5 tahun, kemudain tinggi badannya jatuh ke persentil ke-30 pada usia 6 tahun, hal ini mungkin menunjukkan terdapat gangguan pertumbuhan karena anak tersebut tidak mengikuti pola pertumbuhannya sebelumnya. Tapi, jangan lupa, pada masa bayi dan pubertas, kadang-kadang beberapa anak menunjukkan perubahan pada persentil pertumbuhannya, dimana hal ini adalah normal.
• Jika anak tidak bertambah tinggi dengan kecepatan yang sama dengan pertambahan beratnya. Misalnya seorang anak memiliki tinggi badan pada persentil ke-40 dan berat badannya pada persentil ke-80 (artinya ia lebih tinggi dari 40% anak seusianya, namun beratnya lebih dari 85% berat anak seusianya). Hal ini mungkin merupakan masalah.

Useful sites

Website yang berguna:

www.mayoclinic.com –> Mayoclinic

www.aap.org –> American Academy of Pediatrics

www.aafp.org –> American Academy of Family Physicians

www.kidshealth.org

www.who.int –> World Health Organization

Tentang topik yang spesifik:

www.cdc.gov –> untuk segala macam penyakit infeksi

www.cdc.gov/vaccines/ —> untuk segala macam vaksin

Apalagi ya ? Menyusul deh .. :-)

Congratulation! Happy browsing!

Congrats! Selamat ya! .. dan berpuluh2 ucapan selamat pasti anda terima saat awal kehadiran si kecil. Wah .. lega rasanya, setelah hamil 9 bulan lebih, lalu melewati proses persalinan yang sangat melelahkan .. rasanya semua terbayar dengan memandangi buah hati anda berdua. Eitz .. itu bukanlah puncak dari segala-galanya. Itu adalah awal dari segala-galanya :-) .

Parenting adalah ilmu yang tidak ada sekolahnya. Kadang merupakan gabungan antara insting dan feelings .. kadang juga gabungan antara kepanikan dan kekhawatiran. Untunglah kita sekarang hidup di dunia internet yang sangat mengagumkan. Tinggal buka laptop (sambil menyusui juga bisa kaaan ?), connect ke internet .. ketik keywords di google .. voila .. semua jawaban sudah berderet menanti dibaca. Wow.. wow .. banyak sekali yang musti dibaca. Mana yang paling bagus untuk dibaca? Valid/sahih kah informasi yang tersedia di sana ?

Nah .. cara untuk mengetahui mana yang patut dibaca adalah dengan melihat lembaga yang mengeluarkan website tersebut. Yang bagus tentu keluaran organisasi profesi macam AAP (American Association of Pediatrician) (www.aap.org) atau IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) (www.idai.org). Atau keluaran RS / Lembaga kesehatan terkenal seperti www.mayoclinic.com. Atau berafiliasi dengan Universitas/RS terkenal .. lembaga terkenal .. majalah terkenal .. dan terkenal-terkenal lainnya (saya gak terkenal nih .. jadi gimana dong ?). Kenapa musti terkenal? Minimal mereka gak akan mempertaruhkan namanya dengan menulis website yang gak mutu dong. Logis kan ?

Lalu .. informasi tersebut diapain ? Tinggal dibaca (diprint dulu juga boleh), dicerna, dan diamalkan. JIka masih bingung, print-an-nya bawa serta saat jadwal kunjungan ke dokter, dan tanyakan maksudnya. Please .. tolong jangan tanyakan isi artikel tersebut secara keseluruhan .. tapi yang penting2nya saja dong .. bisa habis berapa jam untuk mendiskusikan satu artikel. Minimal, dengan anda membawa artikel ini, dokter akan memandang anda sebagai lawan yang seru untuk diskusi (kadang kami jadi lebih respect lho.. hehehe ..).

Nah .. mulai dari sekarang (atau udah?) .. silakan browsing artikel-artikel yang akan berguna untuk anda dalam merawat putra-putri anda maupun menjaga kesehatan seluruh keluarga anda. Jangan terlalu rajin browsing dan mengumpulkan artikel tapi tidak membacanya ya. Happy browsing!

Pediatrics and Pediatrician


Pediatrics (also spelled paediatrics in the United Kingdom and Commonwealth) is the branch of medicine that deals with the medical care of infants, children, and adolescents. The upper age limit ranges from age 14 to 18, depending on the country. A medical practitioner who specializes in this area is known as a pediatrician (also spelled paediatrician). The word pediatrics and its cognates mean healer of children; they derive from two Greek words: παῖς (pais = child) and ιατρός (iatros = doctor or healer).

From wikipedia (http://en.wikipedia.org/wiki/Pediatrics)